Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer kita. Berbagai jenis rumah pun ditawarkan oleh banyak pengembang, terlepas itu hanya berorientasi pada bisnis dan keuntungan semata ataukah menyediakan perumahan atas dasar tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan papan ini.

Tanpa disadari, kita terjebak oleh penawaran-penawaran yang menarik yang diiming-imingi oleh developer, dari design rumah yang anggun dengan sedikit memperhatikan faktor manfaat, hanya dilihat dari estetika semata, lokasi dan akses ke fasilitas umum yang dekat, fasilitas di komplek dalam perumahan seperti fitness centre atau sports club, sarana ibadah, jaringan internet, atau hingga harga murah dan diskon dengan tambahan hadiah berupa motor, televisi, ac, atau bahkan mobil.

Memilih rumah di Selatan Jakarta, seperti di Depok, Cimanggis, atau Bogor bukan berarti aman dan akan mendapatkan lingkungan yang asri dan sehat. Selain emosi ada hal yang lebih kita utamakan dalam memilih rumah. Ya, berfikirlah lebih bijak ketika akan memutuskan membeli rumah, jangan sampai terjebak oleh penawaran manis si developer. Pilihlah rumah yang sehat, baik secara fisik maupun non fisik, toh ini juga demi kelangsungan hidup dan keluarga dan penerus kita.

Menurut dinas pekerjaan umum, setidaknya ada tiga aspek kriteria rumah sehat, yaitu pencahayaan, penghawaan serta suhu udara dan kelembaban dalam ruangan.

Rumah sehat memiliki pencahayaan yang cukup, artinya pada saat keadaan cerah (siang hari) seluruh ruangan kegiatan mendapatkan cahaya yang cukup dari sinar matahari dan terdistribusi secara merata.Pencahayaan dipengaruhi oleh tinggi ambang bidang bukaan jendela, yang efektif adalah antara 70 – 80 cm dari permukaan lantai ruangan.

Pergantian atau pengaliran Udara atau penghawaan harus terjadi secara kontinyu melalui ruangan-ruangan atau lubang-lubang seperti ventilasi. Hal ini dapat dipenuhi dengan tersedianya lubang penghawaan minimal 5% dari luas lantai ruangan.

Suhu dan kelembaban udara sesuai dengan suhu tubuh manusia normal. Suhu udara dan kelembaban sangat dipengaruhi oleh pencahayaan dan penghawaan. untuk mengatur suhu udara dan kelembaban normal bisa dilakukan dengan membatasai perabotan yang tidak bergerak pada ruangan yang dapat menutup sebagai besar ruangan sehingga ruangan menjadi sumpek dan lembab.