Antara Lingkungan dan Aksesibilitas
Pilihan masyarakat terhadap property baik untuk hunian atau investasi kini makin selektif. Lingkungan menjadi isu sentral dalam pemilihan lokasi. selain itu, akses ke Pusat Kota juga menjadi pertimbangan utama. Terbukti dengan dipilihnya Depok menjadi pilihan favorit. Bogor memang masih asri, tapi dari sisi akses, Depok masih lebih baik dari bogor. Jakarta menjadi favorit kedua karena statusnya sebagai Pusat Kota. Tangerang dan Bekasi mulai ditinggalkan karena industri yang menyebar, telah sedikit demi sedikit mengurangi kualitas lingkungan di kedua kota tersebut. Dari sisi aksesibilitas juga kualitasnya makin menurun. Walaupun terlihat Tangerang masih lebih dipilih -dibanding Bekasi- oleh masyarakat untuk akses ke pusat kota.
Keunggulan depok :
- bebas banjir, dengan kemiringan kota berkisar 40-140 m dpl, sungai ciliwung yang membelah kota dan situ yang tersebar di berbagai sudut kota, membuat depok merupakan kota yang aman dari bahaya banjir.
- kota pendidikan, depok sejak awal dikenal sebagai kota pendidikan. universitas Indonesia yang terletak di jantung kota depo, menguatkan image itu. hingga kini, Depok memiliki 17 buah universitas, terbanyak diantara kota satelit jakarta
- Fasilitas lengkap. seiring dengan pesatnya perkembangan penduduk, depok dipenuhi dengan berbagai fasilitas terbaik. pasar modern (mall), rumah sakit, IT centre, sarana rekreasi dan sekolah ternama berkembang pesat di kota depok
- Aksesibilitas, rencana pemerintah membuka 2 jalan tol yang membelah depok menjadikan kota ini memiliki akses terbaik dan tercepat menuju kota jakarta. selain itu, transportasi umum pun hidup selama 24 jam dengan sarana krl 2 line dan berbagai angkutan kota
- Lingkungan asri dan nyaman. sebagai daerah hunian yang hanya memiliki sedikit daerah industri, kualitas lingkungan di depok menjadi yang terbaik, tercermin dari kualitas air tanah yang bersih dan udaranya yang segar.
dikutip dari majalah property & bank

tp skarang udah jadi kota macet
mgkin buat jalannya dilebarin dan lebih diatur lagi
Oleh: yongki on 30 Januari 2008
at 07:32
Macet..cet..cet!!!
Jl. Margonda yg kurang dari 4 km aja udh dipadati 5 mal besar, 1 apartemen, 1 gramedia, 3 kampus, rumah sakit. Belum restoran, bengkel, toko hp, warnet, fotokopi, semua campur aduk gak teratur. Siapa aja boleh bangun apa aja.
Gak jelas konsepnya mau jadi kota apa nih?
Oleh: Jeye - penghuni depok on 22 Februari 2008
at 02:43
Depok memang asri,sejuk dan nyaman.tapi….seperti yang lainya katakan,kendalanya adalah macet,apalagi semenjak berdirinya masjid KUBAH EMAS,setiap hari sabtu dan minggu
dipastikan macet.Baik dari arah sawangan maupun dari arah depok dan cinere.Titik kemcetan adalah simpang tiga PARUNG BINGUNG,angkot-angkot yang mangkal seenaknya ditambah lagi ga pernah terlihat BATANG HIDUNG dari petugas pengatur lalulintas.
Juga akses jalan kearah cinere rusak berat,bahkan bila diperhatikan hampir ga ada itikad dari pemkot depok untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut,hanya dari pihak pemilik masjid KUBAH EMAS saja yang berinisiatif memperbaiki jalan,meskipun tidak seluruhnya.
Saya harap kepada pemkot depok untuk segera memperbaiki jalan tersebut,apalagi disitu berdiri salah satu tempat tujuan wisata religi,kan bisa buat nambah devisa kota depok bila dikelola oleh pemkot depok dan pihak masjid KUBAH EMAS.
Oleh: Agus zulfikar on 27 Februari 2008
at 09:31
ok sih Depok memang kota yang TERFAVORIT se-jabodetabek TAPI bagi para investor jangan bangun gedung pusat perbelanjaan terus dong emangnya orang Depok kerjanya belanja aja…? pada akhirnya banyak pusat perbelanjaan yang pertokoannya kosong jadi, mubajirkan!!!
bagi PEMDA DEPOK tolong berpikir beribu-ribu kali untuk menyetujui pembangunan pusat perbelanjaan lagi
lebih baik yang sudah ada DIOPTIMALKAN
seperti pasar tradisional khususnya PASAR AGUNG DEPOK 2 kasihankan para pedagang tradisionalnya. Mana TAMAN KOTA nya…..? yang benar-benar ada di pusat kota Depok dan bisa menampung sebagian warga Depok.
Oleh: denisa on 25 Oktober 2008
at 11:24
ada rumah di depok yang namanya Kenanga Green Residence, tipe 70/91, 70/96, 88/103 (2 lantai) harga mulai 483.000.000 rupiah. Tempat sangat strategis, di pusat kota. ada yang etrtarik buka http://www.kenangagreenresidence.wordpress.com
Oleh: Ixfin on 4 Januari 2009
at 11:15
[...] kini, Depok memiliki 17 buah universitas, terbanyak diantara kota satelit jakarta Lebih Lengkapnya (http://inforumah.wordpress.com) Comments [...]
Oleh: Pendidikan di Kota Depok « Ridha_Fera's Blog on 27 Mei 2009
at 07:57